SANANA-TM, Pemkab kepulauan Sula (Kepsul) melalui dinas pertanian nampaknya terus mendorong kawasan sentral produksi untuk pemetaan sentra komoditi pertanian. Dengan begitu, Pemkab Kepsul melalui dinas pertanian mencoba untuk menumbuhkan sentra produksi dibeberapa kawasan seperti di kecamatan Sanana,Sanana Utara dan daerah pulau mangoli.
“Kita coba menumbuhkan sentra produksi sperti daerah Sanana dan Sanana Utara kita andalkan tanaman holtikultura, sementara di daerah mangoli kita fokus kembangkan komoditas perkebunan seperti kelapa,” kata Kepala Dinas Pertanian yang biasa di sapa Ida Latuconsina kepada teropongmalut, Selasa (12/4).
ida melanjutkan, untuk mendorong Kawasan sentra produksi, pihaknya mengandalkan Kelompok tani dimana sesuai hasil verifikasi Sudah sekitar kurang lebih 500 kelompok tani yang masih aktif, yang terdiri dari berbagai usaha diantaranya kelompok tani/ternak peternakan, tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan.
“kelompok tani sebagai ujung tombak untuk menumbuhkan kawasan sentra produksi, jadi sejauh ini kita sudah ada kurang lebih 500 kelompok tani”Jelas Kadis Pertanian Ida Latuconsina.
Dia menambahkan, Khusus untuk peternakan dari hasil pendataan ada kelompok mandiri alias milik pribadi. Namun tetap dalam pantauan dinas pertanian selaku instansi teknis.
Sebab ada informasi dan permasalahan yang menjadi tanggung jawab penyuluh pertanian. Selain kelompok mandiri ada juga kelompok yang diorbitkan Pemkab Kepsul melalui dinas pertanian.
Dimana yang terbaru saat ini berkisar puluhan kelompok tani yang telah dibentuk. Sementara, tanaman holtikultura lebih banyak diarahkan ke wilayah sentra produksi seperti kecamatan Sanana dan kecamatan Sanana Utara.
Kepala dinas juga menegaskan, sejauh ini Pemkab kepulauan Sula melalui dinas pertanian telah memberikan sejumlah bantuan.
dimana Sasaran bantuan diberikan kepada masyarakat atau kelompok tani berupa obat obatan, buah dan sayuran.
Khusus untuk bantuan buah difokuskan pada program inovasi berupa agrowisata yang terletak didekat pelabuhan Ferry kecamatan Sanana Utara.
“saat ini Pemkab sula juga prioritaskan program agrowisata yang sudah mulai jalan,” jelas Kadis Pertanian Ida Latuconsina. (DRL/red)
















