Pj. Bupati Ikram, Lounching dan Penyerahan Cadangan Beras Pemerintah Untuk Bantuan Pangan

Penulis : Odhe 

Editor : Redaksi 

HALTENG, Teropongmalut.com – Pj. Bupati Halteng, Ikram M Sangadji akhir pekan Sabtu, tanggal 03 Februari 2024 pagi tadi lounching dan penyerahan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Dinas Ketahanan Pangan melalui dana Dekon tahap I tahun 2024 yang berlangsung di Pandopo Falcilno Weda desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah.

Penyerahan Cadangan Beras Pemerintah tersebut dihadiri Pj. Bupati Halteng, Ikram M Sangadji, Wakapolres, para staf ahli, para asisten, dan seluruh pimpinan OPD lingkup Pemkab Halteng, Ibu PKK Halteng, Ibu Persit sekaligus warga penerima CBP tahap I tahun 2024.

Di Pandopo Falcilno Weda warga masyarakat atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sangat antusias menunggu giliran pembagian bantuan pangan ini. Masing-masing warga memegang Kartu Keluarga dan KTP sebagai salah satu syarat untuk menerima bantuan ini.

Pj. Bupati Halteng, Ikram M Sangadji mengatakan di tengah kesulitan hidup dan naiknya harga-harga barang di pasaran terutama sembako, pemerintah pusat masih memberikan perhatian terutama bantuan cadangan pangan yang akan dibagikan kepada masyarakat. Meski bantuan tidak untuk semua, tetapi bagi masyarakat yang sudah terdata pemerintah, khususnya yang terdata dari pemerintah pusat.

Bantuan pemerintah ini, per bulan sepuluh kilo gram beras per kepala keluarga selama enam bulan ke depan. Enam bulannya lagi dari Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

Ikram menjelaskan, dalam kesulitan yang dihadapi masyarakat pemerintah juga tidak tutup mata, pemerintah pusat juga berharap, meski bantuan tidak cukup untuk satu bulan tetapi setidaknya bisa meringankan beban masyarakat,” katanya.

Di tengah keterbatasan dan kesulitan yang dihadapi, Pj Bupati meminta masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup hemat, saya minta kita semua atur pengeluaran dengan baik. Kadang harga-harga naik lalu turun kemudian naik lagi. Pengeluaran yang tidak begitu penting sebisa mungkin dibatasi,” ujarnya.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan tentunya bisa sedikit mengurangi kesulitan-kesulitan yang dihadapi masyarakat,” sebutnya dalam pesan singkatnya.

Sementara Kepala Dinas Pangan Pemkab Halteng, Fatimah Hasyim dalam laporannya menjelaskan, sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 125 tahun 2022 pasal 16 ayat 3 Perum Bulog dalam melaksanakan penugasan menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga pangan pada tingkat konsumen dan produsen untuk CPP berupa beras. Dan penyediaan beras lalu didistribusikan kepada masyarakat tertentu.

Bantuan CBP ini diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kemenko PMK dengan besaran 10 kilo gram beras per KPM perbulan. Data P3KE Kemenko PMK bantuan pangan beras Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2024 yang bakal disalurkan mulai Januari hingga Juni kepada 1.113 KPM dengan jumlah beras sebanyak 31,130 kg.

Bantuan pangan beras bertujuan untuk membantu masyarakat bawa sekaligus menjaga tingkat Inflasi bergejolak karena bantuan tersebut dinilai sebagai salah satu intervensi pemerintah dalam meredam inflasi.

Penyaluran per Kecamatan Weda 338 KPM 3.380 kg, Weda Selatan 291 KPM 2.910 kg, Weda Tengah 287 KPM 2.870 kg, Weda Utara 197 KPM 1.970 kg, Weda Timur 263 KPM 2.630 kg, Patani 141 KPM 1.410 kg, Patani Barat 486 KPM 4.860 kg, Patani Utara 436 KPM 4.360 kg, Patani Timur 255 KPM 2.550 kg, dan Pulau Gebe 419 KPM 4.190 kg. Jadi total sebanyak 3.113 KPM dan 31.130 kg.

Dijelaskan, pelaksana penyaluran bantuan cadangan pangan ini berasal dari dana Dekon yaitu Badan Pangan Nasional ke Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2024 sebagai penanggung jawab kegiatan, sedangkan proses koordinasi pelaksanaan Dinas Ketahanan Pangan, Bulog dan PT Pos Indonesia sebagai penyalur bantuan pangan beras pemerintah yang didistribusikan ke seluruh desa melalui lounching Bupati.

Lebih lanjut Fatimah Hasyim menjelaskan, pelaksanaan penyaluran bantuan pangan beras dilaksanakan di titik lokasi setiap desa yang representatif untuk melakukan pembagian secara tertib dan transparan.

Diterangkannya, penyelenggaraan cadangan pangan dilakukan untuk mengantisipasi adanya kekurangan pangan, gejolak harga pangan serta keadaan darurat. Sementara tujuan penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan beras, jelasnya yakni untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga-keluarga penerima bantuan, sebagai upaya menangani kerawanan pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen serta mengendalikan dampak inflasi,” tuntasnya.

Pantauan media ini setiap pelaksanaan kegiatan pada Dinas Ketahanan Pangan pimpinan serta stafnya nampak kompak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *