Jakarta, TeropongMalut.com – Sejak 20 tahun lamanya menjadi sahabat baik dengan almarhum Beny Laos, sejumlah tokoh penting di Indonesia merasakan kehilangan atas kepergiannya. Pada Minggu, 13 Oktober 2024, kabar duka tersebut mengejutkan publik.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Prof. Tito Karnavian, mengaku mengenal almarhum Beny Laos selama dua dekade.
Dalam wawancara dengan sejumlah awak media, Tito menjelaskan bahwa dirinya bahkan pernah diminta pamit oleh Beny Laos saat mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Maluku Utara. “Saya ikut dalam kontestasi Pilgub Maluku Utara,” ujar Tito.
Staf Kepresidenan, Moeldoko, juga menyampaikan kesedihannya atas kepergian Beny Laos. Dalam wawancara media, Moeldoko mengungkapkan bahwa almarhum merupakan sosok yang bersahaja. “Saya cukup lama mengenal almarhum,” ucapnya.
Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, juga merasakan kehilangan yang mendalam. Ia mengungkapkan bahwa almarhum Beny Laos pernah mengundangnya untuk datang ke Morotai saat masih menjabat sebagai Bupati aktif. “Almarhum pernah mengundang saya untuk datang ke Morotai,” tutur Sandiaga.
Selain ketiga pejabat negara tersebut, sederetan menteri lainnya juga menyampaikan rasa kehilangan mereka atas kepergian Beny Laos. Termasuk Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem.
Moeldoko menambahkan bahwa almarhum Beny Laos merupakan salah satu staf kepresidenan yang tidak mengajukan permohonan cuti sejak mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Maluku Utara. (TS)















