Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
Halteng, TM – Akibat pelayanan perekrutan tenaga kerja lokal yang sering mendapat diskriminasi oleh pihak perusahaan PT PP Presisi WBN Projeck. Warga lokal angkat bicara ancam bakal memboikot aktivitas perusahaan tersebut.
Warga lokal yang enggan identitasnya disebutkan ini Senin, (24/1/2022) siang tadi mengaku telah banyak menerima laporan pekerja lokal dimana mereka (pekerja lokal) sering di abaikan dan didiskriminasi dari pihak perusahaan. Untuk itu, melalui kesempatan ini kami warga lokal bersama masyarakat lingkar tambang bakal memboikot aktivitas perusahaan tersebut, apa lagi mengkaitkan nama salah satu staf lokal dengan pekerja lokal,” tegasnya.
Warga lokal dan berpengaruh ini pun bilang dalam waktu dekat pihaknya bakal mengarahkan sejumlah masa aksi untuk memboikot aktivitas mereka. “Jangan bangunkan singa sedang tidur,” katanya.
“Kami berharap kepada perusahaan untuk memperlakukan pekerja lokal sesuai prosedur jika perusahaan tidak mau ada gejolak,” pintah warga lokal ini.
Sebab dalam pasal 5 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan) menyebutkan bahwa setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan. Jika dilihat dari pasal tersebut, semua orang mempunyai hak yang sama ketika mendaftarkan diri ke suatu perusahaan untuk menjadi tenaga kerja, bukan sebaliknya,” tandasnya.
Jika keluhan yang sama dari pekerja lokal masih sampai kepada kami, maka dalam waktu dekat akan kami kerahkan sejumlah masa untuk memboikot aktivitas PT PP Presisi WBN Projeck.
“Sudah lama saya tinggalkan mikrofon aksi, jadi diminta kepada PT PP Presisi WBN Projeck, jangan bangunkan singa yang sedang tidur,” sebutnya.















