Dialog Publik Intelkam Polda Malut Dengan Para Insan Pers

Ternate Teropongmalut.com Direktorat Intelkam Polda Malut melakukan kegiatan dialiog publik bersama para insan pers yang ada di Maluku Utara dengan tema “Peran Pers Dalam Mensuskeskan Pemilu 2019 Yang Aman, Damai, dan Sejuk” yang di laksanakan di kantor Ditintelkam Polda Malut.(19/02/19)

Direktur Intelkam Polda Malut, Kombes Pol. Alfian Budianto mengatakan bahwa dialog Publik dengan para wartawan yang ada Maluku Utara untuk saling bersinergitas antara insan pers untuk mengawal demokrasi politik agar kondisi kenyamanan ditengah masyarkat dapat terbangun, karena pers dan Intelejen kepolisian cara kerjanya sama yakni, mencari informasi.

” Kalo pers itu informasinya yang di dapat akan di berikan atau publikasikan ke publik atau umum, nqamun kalo intelejen data informasi yang di dapat hanya di konsumsi untuk interen saja atau dirahasiakan,” paparnya.

Dir Intelkam menjelaskan sinergitas dengan para insan pers ini sangat penting, apalagi saat ini ada momentum Pemilihan Presiden (pilpres) serta pemilihan Legislatif (pileg) yang jatuh pada tangga 17 April 2019 ini.

“Kendati bahwa kita tahu bahwa setiap pemilu bakal rentan dengan konfilik sosial, namun kita perlu waspada, sehingga kita harus bersinergitas agar tidak terjadi gesekan terutama Polisi dengan insan Pers ,” jelas Alfian.

Alfian menerangkan apalagi saat keberadaan media sosial terkait informasi yang mengandung hoaks, hate speech, hingga berbau SARA mewarnai indeks kerawanan pemilu 2019.

” Untuk mewaspadai kerawanan tersebut, sebelumnya Polda Malut telah membentuk subdit khusus penanganan tim cyber trop terkait kasus tindak pidana Informasi Teknology dan Elektronik (ITE) di berbagai media sosial.Karena Ditreskrimsus Polda Malut telah menangani 16 kasus ITE pada tahun 2018 lalu dan 14 perkara sudah selesai,”terangnya.

Lanjutnya adanya dialog publik ini agar pihaknya dapat masukan dan saran serta pendapat dari para insan pers untuk kedepannya dapat saling bersinergitas dalam memajukan Provinsi Maluku Utara ini.

“Dengan adanya dialog ini kita (red- Polda Malut dan pers ) dapat bekerja sama dalam mengamankan pemilihan Pilpres dan Pileg yang tinggal sebulan lebih ini,” ujar Alfian.

Sementara itu di tempat yang sama Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malut, Halid Djokorora mengatakan bahwa hadirnya para wartawan dalam kegiatan peliputan terhadap pemilu baik pilkada yang sudah selesai dilaksanakan maupun pilpres dan pileg yang akan segera dilaksanakan itu dapat menyejukan suasana di tengah – tengah masyarakat.

Karena itu perlu dilakukan. ” Pemberitaan dan informasi dari para wartawan baik dari media cetak, TV maupun online sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena sangat mempengaruhi dalam mendapatkan informasi yang jelas dan benar,”ucapnya.

Tambahnya, kendati kerja wartawan ini di dilindungi undang-undang pers nomor 40 tahun 1990. Namun masih saja ada ancaman,i intimidasi, kriminalisasi, bahkan dipersekusi dan terancam dimasukan kedalam penjara.

Apalagi keberadaan undang-undang ITE dan KHUAP Pidana yang mengancam eksistensi khususnya wartawan media oneline. ” Pada prinsipnya para wartawan yang akan melakukan peliputan seharusnya dilindungi oleh kepolisian sehingga akan terbangun sinergitas antara keduanya,” ungkap Halid.

Hal yang sama juga di katakan oleh Ketua Aliansi Jurnalis Independet (AJI) Malut, Hairil Hiar bahwa element terpenting ditegaskan oleh Bill Kovac dari seorang pekerja pers adalah memberi kebenaran informasi, berpihak kepada masyarakat dan juga harus jelih memverifikasi setiap pemberitaan. ” Element ini merupkan pegangan wartawan terutama memberi informasi tentang pemilu.

Selain itu, trend pengunaan akun di media sosial Maluku Utara mencapai 50 persen,” tuturnya
Dia menambahkan bahwa artinya kerawanan pemilu yang memicu informasi hoaks cukup tinggi. Begitu juga dengan kasus kekerasan terhadap wartawan dalam setiap pemilu juga menjadi trend di Maluku Utara.

”Ancaman terhadap wartawan di Malut mewarnai daftar kekerasan. Lewat forum ini garansi atau perlindungan kepada wartawan harus diseriusi oleh pihak kepolisian. Dengan harapan pemilu kali ini berjalan aman dan lancar tanpa kekerasan wartawan,” tutup Hairil. (ASM)

IMG-20260314-WA0032
previous arrow
next arrow
IMG-20260402-WA0008
previous arrow
next arrow
IMG-20260403-WA0012
previous arrow
next arrow
IMG-20260316-WA0003
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *