Reporter : Lamagi La Ode
Editor : Odhe
HALTIM, Teropongmalut.com – Gawat, mata dan telinga Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Pemkab Haltim) Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) dinilai tak berfungsi meskipun memiliki sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dibiayai APBD setiap tahun yang diketuk oleh DPRD melalui Rapat Paripurna.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga masyarakat bahwa Infrastruktur terutama jalan dan jembatan di Kabupaten Halmahera Timur terbilang tertinggal jika di bandingkan dengan Kabupaten/Kota lainnya.
Buktinya, jalan dan jembatan di sungai Get, jembatan sungai Sianamli di Kecamatan Maba Selatan dan jembatan ruas jalan Buli Bandara Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur terkesan tak ada perhatian Pemkab Haltim sama sekali, ini fakta,” jelas Anto.
Anto bilang bahwa meskipun banyak Investor tambang yang menjadikan Halmahera sebagai investasi triliun rupiah, melalui Dana Bagi Hasil (DBH). Namun, semua itu dinilai tak tersentuh dan nikmati oleh masyarakat.
Kadis PUPR dan Perkim yang menangani program fisik dinilai buta mata dan tuli telinga seperti syair irama lagu sang raja dangdut bang Hi Rhoma Irama yang berjudul “Buta dan Tuli,” ujarnya.
Tak hanya itu, banyak jalan rusak di Kecamatan Maba Tengah yang di posting warga melalui media sosial (medsos). Namun, sampai saat ini belum ada perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur, jadi wajar mereka (Pemda) di bilang buta mata dan tuli telinga karena ruas jalan itu dikabarkan akan dijadikan kolam ikan oleh Bupati dan Kadis PUPR dan Perkim,” tuntasnya.




















