Ternate Teropongmalut.com Direktur Kemahasiswaan Ditjen Belmawa Kemenristekdikti Dr. Didin Wahidin Ditemui Dalam Kegiataan Rapat Kordinasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ternate-Tidore, kepada Wartawan Teropongmalut.com menyampaikan “Kegiatan KKN kebangsaan bertujuan membangun rasa nasionalisme dan rasa kebangsaan Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Rabu (6/3/2049).

“Mereka membangun kegiatan KKN kebangsaan, intinya menbangun rasa kebagsaan, membangun rasa nasionalisme, membangun rasa cinta tanah air dan membangun kesadaran untuk memecahkan persoalan bangsa secara bersama-sama (kolektif) di seluruh PTN” Jelasnya
Lebih lanjut Didin Wahidin menyampaikan, Untuk giliran universitas yang menjadi tuan rumah KKN kebangsaan, harus membutuhkan proses yang panjang, tapi pada intinya bahwa giliran itupun untuk mencoba membangun kebersamaan, membangun solidaritas sesama PTN seluruh tanah air.

Dr. Didin Wahidin dan Ketua LPPM Unkhair, Nurhasanah, S.Si.,M.Si
“Ini bukan KKN reguler, tapi ini adalah KKN lanjutan yang biasa dilaksanakn di tiap-tiap kampus, dan bentuk program KKN kebangsaan ini tidak terlalu banyak kegiatannya mengarah ke fisik seperti membangun jalan dan sebagainya, tapi lebih di fokuskan membelajarkan mahasiswa melihat realitas dimasyarakat serta mencari dan mengidentifikasi masalah-masalahnya dan memecahkan bersama-sama dari berbagai bidang ilmu” ucapnya.
KKN sekarang dilaksanakan di Unkhair Ternate, diujungnya akan ada lelang, dan PTN mana yang siap akan menjadi tuan rumah KKN kebangsaan. Kemudian dari yang siap itu di pilih dan hari ini kami memilih Unkhair sebagai tuan rumah KKN kebangsaan, karena dilihat dari sisi kesiapan lapangan yang didukung oleh Pemerintah daerah (Pemda) juga luar biasa dan itulah kami memilih unkhair sebagai tuan rumah KKN kebangsaan.

“Ini adalah KKN kebangsaan maka kami memberikan kesempatan kepada PTN Unkhair dan PTN seluruh tanah air bergiliran menjadi tuan rumah KKN kebangsaan” Ujarnya.
Selain membangun solidaritas dari sesama PTN dalam rasa kebangsaan, kami juga menginginkan mahasiswa makin hari makin tinggi, makin dalam memahami kebangsaan sehingga ketika membangun indonesia itu sudah ada kesadaran bahwa indonesia merupakan kapal besar menuju cita-cita bersama.
“Muncul kesadaran bahwa indonesia itu bangunan besar yang harus kita bina dan bangun bersama, kita isi bersama untuk mencapai satu tujuan. Harapannya KKN kebangsaan menjadi wahana untuk menyatukan komponen-komponen bangsa dan mahasiswa juga merupakan salah satu komponen bangsa dan masyarakat sekelilingnya” Harapnya
“Untuk tahun 2019 ada 79 PTN yang melibatkan diri dalam program KKN kebangsaan, dan sebetulnyan kesempatan ini dibuka seluas-luasnya tapi memang KKN ini kita batasi dan tidak terlalu banyak sehingga muatan KKN nya bisa tercapai” Tutup Dr. Didin Wahidin. (Karno)
























