Aksi Palang Sekolah, Warga Sosowomo Tuntut Kepsek di Pindahkan

Halteng Teropongmalut.com – Puluhan warga desa Sosowomo Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah yang tergabung dalam orang tua siswa ini melakukan aksi pemalangan di pintu ruang guru Sekolah Dasar Negeri Sosowomo.

Aksi pemalangan pintu ruang guru itu dilakukan karena diduga kesalahpahaman ungkapan yang diduga dilakukan oleh pihak sekolah. “Kepsek menyampaikan buang sampah di gereja sana,” beber sejumlah warga kepada media ini Selasa, (12/03/2019) pagi tadi.

Menurut warga setempat bahwa ungkapan tak menyenangkan ini tak perlu dibiarkan berlarut-larut agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih fatal lagi. Untuk itu pada kesempatan ini kami atas nama masyarakat desa Sosowomo meminta agar Kepala Sekolah Dasar Negeri Sosowomo Sarina Fokaaya SPd segera dipindahkan dari sekolah ini.

“Kami sudah tak senang dengan ungkapannya terkait dengan sampah yang meminta agar dibuang didepan gereja (rumah ibadah) kami, siapa saja pasti tersinggung dan marah,” jelas puluhan warga saat awak media mendatangi sekolah pagi tadi.

Aksi ini pun mendapat perhatian dari Pemerintah Kecamatan sehingga berjanji akan melaporkan hal ini ke Bupati hari ini juga. “Hari ini saya (Camat) bersama Kepala Desa Sosowomo akan melaporkan persoalan ini ke Bupati,” ucap Camat Weda Selatan Hairun Amir dihadapan warga pagi tadi.

Terpisah Kepala Sekolah Dasar Negeri Sosowomo Sarina Fokaaya SPd kepada wartawan meluruskan penyampaian warga bahwa hal ini tidak seperti yang dipahami masyarakat. Karena lingkungan sekolah dijadikan sebagai lokasi sampah oleh masyarakat sehingga saya (Kepsek) menyampaikan jika sampah – sampah ini dibuang didepan gereja maka sudah tentu masyarakat juga tidak akan senang,” jelas Kepsek.

Mestinya masyarakat juga menghargai pendidikan, karena yang sering terjadi sekolah dijadikan jalan menuju kebun. “Sementara dalam proses belajar mengajar warga melintasi pekarangan sekolah dengan bersama sejumlah binatang (anjing) mereka. Mestinya masyarakat menghargai bahwa guru-guru yang bertugas di sekolah dasar negeri Sosowomo ini sebagiannya beragama islam,” tandasnya.

Olehnya itu harus saling menghargai, apa lagi lewat dalam pekarangan sekolah. Ia juga meminta kepada pihak Pemkab Halteng agar membangun pagar sekolah kalau tidak siapa saja yang menjabat sebagai Kepala Sekolah tetap mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Amatan wartawan dilapangan bahwa banyak sampah yang menumpuk dibelakang sekolah. Tumpukan sampah itu bukan hanya dari pihak sekolah tetapi dikabarkan didominasi oleh masyarakat. Tumpukan sampah di lingkungan sekolah ini terjadi karena sekolah tersebut tidak memiliki pagar keliling sehingga masyarakat dengan leluasa membuang sampah dilingkungan sekolah. (Ode)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *