Ganodherma, Jamur Potensial di Sekitar Kita

Oleh : DR. ARINI ZAHROTUN NASICHA, S.Pd,.M.Pd.

Ganoderma merupakan salah satu jenis jamur makroskopis yang menjadi kekayaan hutan Indonesia. Berdasarkan beberapa catatan penelitian, Indonesia mempunyai keragaman Ganoderma tertinggi, dibandingkan negara di Asia lainnya. Namun kekayaan jamur Ganodherma di Indonesia belum banyak dieksplorasi manfaatnya sebagaimana yang sudah dilakukan di negeri Cina yang telah memanfaatkannya sejak dua ribu tahun yang lalu sebagai jamur obat tradisional secara turun temurun namun sudah dikembangkan sebagai obat herbal yang mendunia.

Penelitian Ganoderma yang ada di Indonesia baru terdata 5 tahun terakhir dan masih merupakan penelitian dasar eksplorasi di berbgai wilayah di Indonesia seperti di Lombok NTB, jawa, Sumatara, Bali dan Kalimantan. Penelitian tersebut lebih didominasi oleh aspek merugikan yang ditimbulkan pada batang tanaman tempat tumbuhnya sebagtai parasite. Sehingga penelitian tentang upaya untuk memerangi kehadirannya pada habitat yang tidak diinginkan sebagai jamur perusak kayu cukup intens dilakukan. Namun penelitian aplikatif tentang pemanfaatannya masih sangat terbatas, mengingat msyarakat luas belum mengenalinya sebagai jamur obat.

Hasil penelitian eksplorasi dan identifikasi jamur makroskopis yang kami lakukan di wilayah kepulauan Maluku Utara, menunjukkan bahwa jamur ini mampu tumbuh dan ditemukan di Pulau ternate, Tidore, Maitara, Halmera Utara , Halmahera Timur, Halmahera barat, Halmahera Tengah dan Halmahera Selatan. Namun, Halmahera Utara menunjukkan keanekaragaman jenis Ganodherma yang paling banyak dibandingkan wilayah-wilayah lain di kepulauan Maluku Utara. Pada beberapa wilayah, hanya ditemukan 2 atau 3 jenis Ganodherma, namun di Halmahera Utara ditemukan 6 jenis Ganoderma, salah satunya adalah Ganodherma lucidum atau yang lebih dikenal dengan Ling Zhi dan berpotensi sebagai obat.

Meskipun Ganodherma adalah jamur perusak kayu, namun hasil penelitian menunjukkan bahawa bebrapa dar jenis Ganodherma mengandung senyawa bioaktif yang sangat bermanfaat untuk Kesehatan manusia. Prof Dr Ir Lisdar A Manaf, Guru Besar Divisi Mikologi, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University Ungkapkan potensi jamur Ganoderma (reishi/lingzhi) sebagai antivirus, obat dan minuman kesehatan. Contoh yang paling mudah ditemukan adalah Ganoderma applanatum yang mempunyai aktivitas interferon inducing, antiviral, antitumor dan immunostimulating. G. boninense yang menyerang tanaman kelapa sawit juga mempunyai aktivitas anti-carcinogenic.

Menurut Prof Lisdar, jamur Ganoderma lucidum (reishi/lingzhi) berkhasiat mengatasi sekitar 14 dari 17 jenis penyakit (antibakteri, anti-candida, antiperbarahan, antioksidan, antitumor, antivirus, mengatasi tekanan darah, diabetes, kardiovaskular, menurunkan kolesterol, meningkatkan imunitas, tonik ginjal, tonik hati, paru-paru, tonik saraf, potensiator seksual dan mengurangi stres). Dari 17 jenis jamur pangan dan obat, 14 jenis jamur (82 persen) berkhasiat sebagai antibakteri dan antitumor, 11 (65 persen) berkhasiat sebagai antivirus dan 10 (59 persen) berkhasiat meningkatkan imunitas.

Ekstrak tubuh buah G. lucidum dengan air panas mengandung 51 persen polisakarida dan 5 persen protein. Miseliumnya mengandung sterol, lakton, alkaloid, polisakarida, dan triterpen. Ada sekitar 100 triterpenoid berbeda yang dapat diisolasi dari tubuh buah dan/atau miseliumnya. Aktivitas antivirus dan immunostimulannya terutama berhubungan dengan senyawa polisakarida dari miselium dan tubuh buahnya. Sedangkan metabolit sekunder triterpenoid diantaranya sebagai cholesterol synthesis inhibitor.

Meskipun Ganoderma sangat potensial sebagai obat herbal, tetapi bukan “magic bullet”, tetap harus hati-hati bagi pasien dengan riwayat alergi, pasien hemofilia (gangguan pembekuan darah) atau pasien yang sedang meminum obat pengencer darah karena Ganoderma mengandung adenosin yang tinggi .

Tulisan ini diangkat dari hasil penelitian penulis tentang eksplorasi dan identifikasi jamur makroskopis liar di Wilayah Kepulauan Maluku Utara dari tahun 2017-2020.

IMG-20260314-WA0032
previous arrow
next arrow
IMG-20260402-WA0008
previous arrow
next arrow
IMG-20260403-WA0012
previous arrow
next arrow
IMG-20260316-WA0003
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *