HALTENG — Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, bersama Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, serta Forkompinda meninjau langsung lokasi bentrokan antarwarga di Kecamatan Patani Barat, Sabtu (4/4/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada dua desa terdampak, yakni Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, guna memastikan kondisi pasca kejadian serta langkah penanganan berjalan optimal.
Rombongan yang turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku Utara itu juga berdialog langsung dengan masyarakat setempat. Dalam pertemuan di Desa Banemo sekitar pukul 15.30 WIT, Bupati Ikram menegaskan kehadiran pemerintah daerah dan aparat sebagai bentuk keseriusan dalam menyelesaikan konflik.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta mempercayakan proses penanganan kepada pemerintah bersama TNI dan Polri.
“Jaga ketenangan dan kedamaian. Semua proses sedang ditangani secara serius,” ujar Ikram.
Menurutnya, insiden tersebut telah menjadi perhatian hingga tingkat nasional, dengan rencana kunjungan Kapolda dan Mabes Polri dalam waktu dekat.Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Halmahera Tengah akan memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak guna memulihkan hubungan sosial yang terdampak konflik.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang rekonsiliasi.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penanganan konflik dan pemulihan kondisi masyarakat. Kunjungan ini diharapkan mampu meredam ketegangan serta mempercepat pemulihan keamanan dan kehidupan sosial warga di Patani Barat. (Odhe/Red)



















