Haltim, TeropongMalut.com — Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh anggota DPRD Kabupaten Halmahera Timur dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Faisal Wahab, yang hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret namanya.Kamis/2/April/2026
Sejumlah awak media dari Radartipikor.id dan Teropongmalut.com menilai adanya perubahan sikap yang mencolok. Sebelumnya, yang bersangkutan dikenal cukup aktif dan terbuka dalam berkomunikasi dengan wartawan, termasuk melalui WhatsApp, bahkan saat menghadapi sorotan dugaan kasus kekerasan seksual beberapa waktu lalu.
Namun kini, sejak dugaan KDRT mencuat ke publik, Faisal Wahab justru terkesan menghindar. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media tidak mendapat respons, sementara keberadaannya pun tidak diketahui.
Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berada di kediamannya. Kondisi ini semakin menguatkan kesan bahwa ada upaya untuk menghindari sorotan publik atas kasus yang tengah menjadi perhatian masyarakat luas.
Sikap bungkam tersebut menuai kritik. Sebagai pejabat publik dan wakil rakyat, transparansi dan tanggung jawab moral seharusnya menjadi hal utama, bukan justru memilih diam di tengah persoalan serius yang mencuat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Faisal Wahab maupun dari pihak DPRD Kabupaten Halmahera Timur.
Publik kini mempertanyakan integritas dan tanggung jawab seorang wakil rakyat yang diduga memilih bungkam dan menghilang saat diterpa persoalan serius.
Kasus ini menjadi ujian nyata bagi penegakan hukum di daerah, sekaligus menguji komitmen pejabat publik dalam menjunjung keterbukaan dan akuntabilitas. (Uci)

















