Empat Oknum Diduga Lakukan Pemberontakan Bersenjata Parang di Kantor Desa Kusubibi, Dilaporkan ke Polres Halsel

HALMAHERA SELATAN – TeropongMalut | Empat orang diduga melakukan aksi pemberontakan bersenjata di Kantor Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan (Halsel), pada Kamis, 24 April 2025. Aksi ini terjadi saat pemerintah desa sedang membuka kantor untuk pelayanan masyarakat. Salah satu pelaku berinisial K.W. bahkan diduga membawa parang pendek, memicu kekhawatiran akan eskalasi kekerasan.

Sekretaris Desa Kusubibi, Mursid Muhammad, mengungkapkan kekhawatirannya saat memberikan imbauan kepada para pelaku. “Saya terus mengawasi K.W. karena dia memegang parang di tangan kirinya. Saya takut dia terpancing emosi dan melakukan hal nekat,” kata Mursid. Ia juga mempertanyakan maksud dibalik aksi tersebut. “Mengapa membawa senjata tajam jika aksinya tidak resmi? Jangan-jangan ini sudah direncanakan. Jika benar, mereka bisa terkena pasal pembunuhan berencana,” tegasnya.

Selain membawa senjata, pelaku juga diduga merusak fasilitas kantor dengan melempar jendela dan mematahkan kursi. Kepala Urusan Kemasyarakatan (Kaur Kesrah) Desa Kusubibi, Sukrani Jufri, menceritakan kejadian tersebut. “Mereka tiba-tiba masuk sambil melempar kantor. Untungnya jendela tidak pecah, atau kepala kami bisa terluka. Kami memilih tidak melawan demi keamanan dan melaporkannya ke polisi,” ujarnya.

Pemerintah Desa Kusubibi telah melaporkan keempat oknum ke Polres Halmahera Selatan. Empat pelaku yang diduga terlibat adalah:

  1. Karman Wahid (K.W.)
  2. Ikbal Jafar
  3. Muhlis Wahid (Aco)
  4. Yasri Nurdin (Aci)

“Mereka harus bertanggung jawab di hadapan aparat hukum. Tindakan mereka jelas melanggar undang-undang,” tegas Mursid. Saat ini, pihak berwajib sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

(Ali/Red)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *