Pandopo Falcilno Pusat Dies Natalis HMI ke 72 Tahun 2019

Halteng TM.com – Minggu, (17/02/2019) malam bertempat di Pandopo Falcilno Kota Weda desa Fidi Jaya Kecamatan Weda telah dilaksanakan acara Dies Natalis HMI ke 72 yang bertema “HMI Mengabdi Untuk Negeri Meneguhkan Komitmen Keummatan dan Kebangsaan Dalam Bingkai Fagogoru”.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Halteng Drs. Edi Langkara MH, Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani SH, MH. (Selaku Ketua KAHMI Halteng), Kapolres Halteng AKBP. Andri Hariyanto SIK, Kepala Bappeda Husein Nurdin, Staf Ahli Bupati, Forkopinda, Anggota DPRD Halteng Fraksi Gerinda Ahlan Jumadil, Ketua Umum HMI Cabang Ternate, Kabag Kesra Ustadz Yusuf Hasan, Kabag Humas Yusmar Ohorela, Kasatpol PP dan Damkar Halid Andisi, para Pimpinan Partai Politik, Ketua Bawaslu Halteng Sitti Hasma Bt. Mohd Amin S.Pd, Ketua KNPI Halteng Sunarwan Mochtar, dan Alumni HMI Halteng kurang lebih 200 orang.

Ketua Umum Cabang Ternate HMI Al Herfan Bermawi dalam sambutannya menyampaikan bahwa mengabdi kepada negeri Alhamdulilah HMI cabang Ternate pada Tanggal 5 Februari kemarin sama melaksanakan Bakti Sosial pengobatan gratis dan lain-lain.

Apa yang menjadi misi besar HMI merupakan misi suci untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan yang berkeadilan bagi masyarakat,” ucapnya.

Ketua Umum Majelis Daerah KAHMI Halteng Abdurahim Odeyani dalam sambutannya mengemukakan sudah 72 tahun HMI mengarungi bahtera kehidupan Himpunan ini hadir untuk menjawab problem dari masa ke masa insyalah satu persatu rintangan itu dapat terjawab. Prestasi tersebut pernah ditorehkan oleh himpunan ini,” ucapnya.

Majelis Persedium Maluku Utara HMI itu turut Alquran dan Hadist jadi pefomanya berpegang teguh Alquran dan Hadist jadi bukan keluar daripada itu. Karena itu memang moto HMI Mengabdi Untuk Negeri dan Kitab Allah dan Rasulullah SAW. Taatlah kepada Allah dan Rasul serta ulil amri ketaatan itu yang utama,” pintahnya.

Alumni HMI Halmahera Tengah harus bersinergi dengan pemerintah daerah. Apabila berselisih dengan kepentingan maka dikembalikan kepada turut Alquran dan Hadist. Dalam konteks inilah HMI ini mengabdi adalah sebuah wujud taat kepada Allah dan Rasulullah serta ulil amri dalam konteks pengabdian kita di tempat masing-masing. Dalam pengabdian kita kepada bangsa konteks taat kepada Allah dan Rasul SAW serta Ulil amri,” akunya.

HMI adalah anak kandung Republik Indonesia. Sejarah pernah terjadi tahun 1963-1965 HMI minta di bubarkan. Begitu juga terulang tahun 1998 namun alhamdulilah himpunan yang kita cintai tidak bisa dibubarkan,” jelasnya.

Bupati Halteng Drs. Edi Langkara pada kesempatan itu mengingatkan kepada kita semua, kita semua hadir untuk mencari kebaikan dan menghindari hal-hal buruk. HMI itu NKRI yang menginginkan kesatuan Nusantara dimana kritik-kritik yang dilontarkan merupakan bagian cinta tanah air dan HMI Cara pandang dan jalur jelas,” tuturnya.

HMI dilahirkan di Yogjakarta, 5 Februari 1947 dan sudah menginjak ke-72 tahun HMI Mengabdi Untuk Negeri Meneguhkan Komitmen Keummatan dan Kebangsaan Dalam Bingkai Fagogoru. Output pembinaan dan kaderisasi pun harus di siapkan. Sebagai organisasi pemuda terdidik sifat independen utuh fitrah kemanusiaan memegang teguh prilaku dan kiprah berbangsa dan bernegara. Proses dalam kaderisasi tidak boleh terjebak demi kepentingan. Namun tetap mementingkan masyarakat,” harap Bupati.

HMI menjadi sinergritas dengan pemerintah daerah menjadi patner yang baik. Untuk terus partisipasi membangun daerah. Halmahera Tengah Aman, Adil dan Sejahtera. Menjadikan Halmahera yang terbuka bagi komunitas bangsa di seluruh Indoneaia,” tutupnya. (Ode)

IMG-20260314-WA0032
previous arrow
next arrow
IMG-20260402-WA0008
previous arrow
next arrow
IMG-20260403-WA0012
previous arrow
next arrow
IMG-20260316-WA0003
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *