Warga Kulo Jaya Kesal Terhadap Bantuan BSPS Tak Sesuai Harapan

Halteng TM.com – Puluhan warga Desa Kulo Jaya Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah mengaku kesal terhadap penyaluran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya tahun 2018 yang tidak sesuai harapan tersebut.

Buktinya, bantuan yang disebut bedah rumah yang dianggarkan oleh Kementerian PUPR per unit senilai Rp 15.500.000 (lima belas juta lima ratus ribu rupiah) itu, mengalami kendala dalam penyaluran bahan material seperti batako, bahan kayu dan lainnya,” beber warga penerima bantuan baru-baru ini saat ditemui awak media.

Terpisah, Toko Faris selaku penyedia bahan bangunan kepada awak media Rabu, (14/08/2019) malam tadi menyampaikan untuk anggaran batako telah dibayar keseluruhan oleh Kordinator Fasilitator saudara Muhlis Wambes kepada saudara Albar Salama yang bertindak sebagai penyedia batako sekaligus diketahui oleh toko penyediaan bahan bangunan (toko Faris) melalui kesepakatan tertulis bermeterai 6000.

Sementara dirinya bertindak sebagai suplayer jadi hanya menangani bahan bangunannya saja. Saya tidak tau masalah itu, saya cuman distribusi bahan sesuai permintaan yang dimasukan Fasilitator jadi itu di tanyakan ke fasilitator saya cuman terima nota permintaan dan saya antar sesuai permintaan yang ada pada RAB Fasilitator,” ujarnya.

Meskipun demikian, informasi yang dihimpun awak media saudara Albar Salama belum menyalurkan ribuan batako itu kepihak penerima bantuan bedah rumah tersebut. Padahal matrial ribuan batako itu telah dibayar lunas oleh pihak Fasilitator.

Pantauan terbelengkalainya puluhan rumah bantuan itu, dikarenakan molornya pengawasan pihak pendamping desa setempat dimana kurang berkordinasi. (Ode)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *