Ada Apa, Banyak Pihak Mau Selesaikan Perkara Ini Secara Kekeluargaan,

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.comOrang tua korban serta korban pengrusakan pintu rumah ini mengaku sedikit bingung dengan laporan perkara penganiayaan dan pengrusakan ini. Pasalnya, sejak kami laporkan perkara yang dilakukan AM ke penyidik Polres Halteng, banyak pihak yang mau menyelesaikan perkara tersebut. Hal ini disampaikan Badrun Mahmud dan Istrinya (Yani) kepada media ini Selasa, (21/03/23).

Kedua orang tua korban penganiayaan (Irwanto) ini menerangkan bahwa banyak pihak yang datang ke rumah kami dan meminta kepada kami agar perkara yang dilakukan AM ini dapat selesaikan secara kekeluargaan. Hanya saja si pelaku (AM) tak berniat baik dalam penebusan perbuatannya alias gengsi.

“Sempat kami berpikir bahwa ternyata saudara AM ini mengenal banyak pihak sehingga perkara penganiayaan dan pengrusakan ini menjadi magnet sejumlah pihak yang memiliki jabatan ikut andil sekaligus menawarkan diri untuk menyelesaikan perkara yang dilakukan AM,” kisah kedua orang tua korban kepada media ini Selasa, (21/03/23) pagi tadi.

Kedua orang tua korban juga mengisahkan bahwa terkait perkara yang kami laporkan ini, menjelang beberapa hari kemudian kamipun dilaporkan oleh Ibu Jasmin dengan dalil pengancaman, padahal peristiwa yang dilaporkan Ibu Jasmin ini, korbannya kami bukan Ibu Jasmin.

“Ibu Jasmin saat itu melakukan penyerobotan tanah/lahan kintal, dan lahan tersebut sumbernya dari kami sehingga kami harus turun kelapangan untuk meluruskan hal itu. Sampai dilokasi, kami justru dilempar dengan batu oleh ibu Jasmin sekaligus memegang kayu lata. Karena mengantisipasi kondisi itu, saya (Badrun) mengambil sebilah parang di lokasi dimana tempat seorang tukang bekerja untuk berjaga-jaga dengan jarak kurang lebih 10 meter dengan Ibu Jasmin.

Tetapi setelah kami laporkan perkara AM ini, kami menduga pelaku AM memanfaatkan Ibu Jasmin untuk melaporkan kami seolah kami ini yang mengancam Ibu Jasmin. Padahal kronologis kejadiannya berbeda dengan laporan yang disampaikan Ibu Jasmin. Kronologisnya justru kami yang diancam, bukan kami yang mengancam Ibu Jasmin,” kisah Badrun Mahmud kepada media ini.

Jadi kami pun merencanakan lapor balik terhadap Ibu Jasmin yang diduga mengada-ngada kronologis kejadian yang terjadi pada Bulan Desember 2022 lalu. Menurut hemat kami, kenapa baru dilaporkan pada tahun 2023. Kan kejadian itu pada bulan Desember 2023,” ujar Badrun dengan nada heran.

Terkait dengan perkara yang dilaporkan Ibu Jasmin, kami tak akan mundur sedikitpun karena kami optimis tak melakukan pengancaman apa lagi mau membunuh Ibu Jasmin. Pegang parang saat itu karena kami dilempar dengan batu oleh Ibu Jasmin, jelas Badrun jadi untuk apa di mediasi. Kalaupun proses laporan Ibu Jasmin silahkan kami siap memberikan keterangan sesuai kronologis dilapangan. Dan semua perkara pasti di gelar perkara untuk diketahui kebenarannya.

Kami menduga ada kepanikan dari AM pelaku penganiayaan dan pengrusakan sehingga mau membalas laporan kami dengan memanfaatkan perkara orang lain. Kami menduga seperti begitu,” tuntasnya.

IMG-20240428-WA0037
IMG-20240428-WA0019
previous arrow
next arrow
IMG-20240428-WA0004
IMG-20240428-WA0034
previous arrow
next arrow
IMG-20240428-WA0002
IMG-20240427-WA0061
IMG-20240428-WA0035
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *