Halut |Teropongmalut.com Warga Lingkar Tambang yang terdiri dari 83 Desa di Kabupaten Halmahera Utara sudah 6 hari ini memblokir aktifitas karyawan PT NHM untuk masuk ke perusahaan.
Tindakan dan dukungan pun datang dari Bupati Halmahera Utara Ir. Frans Manery, dan anggota DPRD Provinsi Malut Syahril Taher yang sejak kemarin Sabtu, (29/06) mulai melakukan aksi dengan tidur dan berkantor di lokasi demo masyarakt lingkar tambang, sebagai bentuk jaminan kepada masyarakat lingkar tambang bahwa pihak perusahaan PT NHM akan mau merealisasikan apa yang telah di sepakati bersama dengan di dampingi Kapolres Halut AKBP. Yuyun Arief Kus Hendriatomo, SIK, yang hingga hari ini masih tetap berada di lokasi aksi PT NHM.

“Aksi Tidur dan Berkantor Bupati Halut Frans Manery di lokasi aksi masyarakat lingkar tambang”
Hal itu dilakukan menyusul sikap PT NHM yang sudah berulang kali ingkari Kesepakatan soal realisasi dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang telah ditandatangani.
Anggota DPRD Provinsi Malut dari Dapil Halut-Morotai Sahril Taher, yang dikonfirmasi teropong malut.com Minggu (30/06) menjelaskan PT NHM merupakan perusahaan tambang emas yang paling sering melakukan pelanggan terhadap hak-hak warga lingkar tambang.
Hal itu dapat dibuktikan dengan sikap PT NHM yang kembali ingkari kesepakatan yang telah ditandatangani bersama antara pihak perusahaan dengan warga Lingkar Tambang. “Perusahaan ini selama 22 tahun beroperasi di Malut selalu melakukan pelanggaran” jelas Sahril Taher. (Dar)






























