Masyarakat Tiga Desa Kec. Gane Barat Keluhkan Penyaluran Air PAM

Labuha | TeropongMalut.com – Masyarakat tiga Desa di Kecamatan Gane Barat pertanyakan sistem penyaluran air perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Saketa Kec. Gane Barat Kab. Halmahera Selatan.

Pasalnya, penyaluran air sudah jauh berbeda dengan sebelumnya
“Aer so banya mati, bajalang me so tara normal” Kata Sala Seorang Warga Desa Koititi Gane Barat yang enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi TeropongMalut.com di Rumahnya, Minggu, 24/11/19.

Selain itu, beberapa Warga di Desa Cango dan Doro juga keluhkan hal yang sama “tong tara tau apa penyebabnya sehingga air ini so tara normal” pungkas warga.

Sementara itu, Kepala Unit Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Saketa Kecamatan Gane Barat. Fadel, Dihadapan wartawan Minggu, 24/11/19 Sore Tadi menjelaskan keluhan Masyarakat, Fadel mengatakan bahwa terjadinya penghentian air disebabkan Debit (jumlah) air berkurang.

“Sumber Air yang kita ambil inikan dari Alam (Sungai/Kali dalam bahasa daerah) jadi, bergantung pada situasi alam (Iklim) kalau hujan kondisi air menjadi kabur hingga tidak memungkinkan disalur ke Masyarakat sementara masalah yang kita alami sekarang ini, sudah beberapa bulan tidak hujan hal itu, mengurangi jumlah air di penampungan yang tidak memungkinkan untuk disalurkan ke 2670 pelanggan (pengguna)” kata Fadel Saat dikonfirmasi Teropong di Saketa.

Dia juga menambahkan “Sumber air yang sementara kita ambil ada dua titik, sungai diwilayah desa Saketa Dan Cango, kondisi kedua sumber air ini berubah drastis debit airnya sanga-sangat turun” Pungkasnya. (Nawir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *