Ternate, Teropong Malut — Pusat Kolaborasi Riset Maluku Utara (PUKAT) baru-baru ini merilis hasil survei terbaru terkait Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Ternate 2024. Hasil survei menunjukkan bahwa jika Pilwako dilakukan pada saat ini, pasangan nomor urut 4, Sahril Abdurajak-Makmur Gamgulu, akan keluar sebagai pemenang dengan perolehan elektabilitas tertinggi. Senin 18/11/24
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 3-12 November 2024, pasangan Sahril-Makmur mencatatkan elektabilitas sebesar 41,58%. Angka ini cukup unggul dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya, yakni pasangan nomor urut 2, Tauhud-Nasri, yang berada di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 35,67%.
Pasangan nomor urut 3, Erwin Usman-Zulkifli Hi. Umar, memperoleh dukungan 14,00%, sementara pasangan nomor urut 1, Santrani-Buatamin, hanya meraih elektabilitas 4,75%. Selain itu, survei juga mencatat bahwa sebanyak 4% responden belum menentukan pilihan atau disebut sebagai undecided voter.
Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 8 kecamatan wilayah Kota Ternate. Responden yang terlibat dalam survei ini merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas atau yang sudah menikah. Dengan tingkat kepercayaan 95%, survei ini memiliki margin of error sebesar 2,7%.
Metode yang digunakan dalam survei ini adalah multistage random sampling, sebuah teknik sampling yang memadukan beberapa tahapan acak untuk memperoleh sampel yang representatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner yang telah disiapkan oleh tim survei.
Direktur PUKAT, yang memimpin jalannya survei ini, menyatakan bahwa hasil ini memberikan gambaran awal mengenai peta dukungan calon Walikota dan Wakil Walikota di Kota Ternate. “Meskipun masih ada waktu menuju pemilu, hasil ini bisa menjadi indikator awal yang berguna bagi para kandidat dan tim sukses dalam merancang strategi kampanye,” ujarnya.
Hasil survei ini tentu menjadi perhatian penting bagi seluruh calon dan tim kampanye yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Pilwako Ternate 2024. Pasangan Sahril-Makmur, yang saat ini unggul, diharapkan semakin intensif dalam menggalang dukungan untuk mempertahankan posisinya hingga hari pemungutan suara.
Di sisi lain, pasangan-pasangan lainnya, terutama Tauhud-Nasri yang berada di posisi kedua, masih memiliki peluang untuk meningkatkan elektabilitas mereka dengan intensifikasi kampanye. Meski elektabilitas mereka masih cukup jauh tertinggal, hasil ini masih bisa berubah mengingat waktu pemilihan masih cukup panjang.
Dari hasil survei ini, dapat disimpulkan bahwa pemilih di Ternate cenderung memberikan perhatian serius terhadap kandidat yang mereka anggap memiliki rekam jejak dan visi yang jelas untuk pembangunan kota. Namun, hasil ini juga menunjukkan adanya segmen pemilih yang belum memutuskan pilihannya, yang bisa jadi akan menjadi kunci dalam hasil akhir pemilu nanti.
Seiring berjalannya waktu, diperkirakan berbagai dinamika politik akan terus berkembang. Oleh karena itu, para calon walikota dan wakil walikota diharapkan dapat menyusun strategi yang matang untuk menghadapi tantangan dalam kontestasi Pilwako Ternate 2024.
(Wan)



























