Tabrakan Kapal di Perairan Mafututu, Basarnas dan Warga Lakukan Penyelamatan Dramatis

Tidore, TeropongMalut.com – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Tanjung Mafututu, Kota Tidore Kepulauan, Selasa dini hari. Tabrakan antara kapal motor kayu dari Jailolo, Halmahera Barat, dengan speed boat tujuan Sofifi-Ternate menggemparkan warga setempat. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Muhammad Deni, warga Mafututu, sekitar pukul 05.20 WIT, setelah melihat kapal hampir tenggelam di lokasi kejadian. Selasa (24/12/24)

Kapal motor kayu tersebut mengangkut 14 penumpang, terdiri dari 10 perempuan pedagang yang hendak berjualan di Pasar Sarimalaha, Tidore, serta 4 kru kapal. Sementara itu, speed boat yang bertabrakan diketahui membawa sejumlah karyawan PT IWIP, termasuk warga negara China, yang tengah menuju Bandara Babullah Ternate.

Nahkoda speed boat, Dirvan, yang pertama kali tiba di lokasi, langsung melakukan upaya penyelamatan. “Kami menyelamatkan enam penumpang terlebih dahulu. Sisanya, empat orang, diselamatkan oleh speed boat lainnya,” ujar Dirvan. Seluruh penumpang kapal motor berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meskipun sempat terombang-ambing di atas kapal yang hampir tenggelam.

Menurut Kasumda Basarnas Ternate Pak Halidin mengatakan, segera merespons laporan tersebut dan menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan evakuasi kapal. Kapal motor kayu mengalami kerusakan parah di bagian depan akibat tabrakan, sementara speed boat juga rusak berat di bagian depannya dan sementara ini dilakukan pendataan baik penumpang yang selamat hingga lainnya untuk merangkai kronologi kejadiannya.

Kronologi kejadian, Kapal motor kayu yang berangkat dari Jailolo dini hari membawa para pedagang untuk mengikuti pasar rutin di Tidore. Di sisi lain, speed boat penumpang carteran dari Sofifi menuju Ternate membawa karyawan PT IWIP. Tabrakan diduga terjadi sekitar pukul 03.30 WIT saat kedua kapal melintas di perairan Tanjung Mafututu.

Armin, pengurus koperasi di Pelabuhan Semut, menyebutkan bahwa KPLP Tidore, yang dipimpin Ruslan, turut bergerak cepat dengan mengirim kapal cepat ke lokasi. “Hingga kini, korban yang berjumlah 10 orang telah dievakuasi ke Pelabuhan Semut, sementara 4 kru kapal masih bertahan di kapal motor yang rusak,” jelasnya.

Proses evakuasi kedua kapal masih berlangsung oleh tim Basarnas dan KPLP. Sementara itu, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kerugian material akibat insiden ini cukup signifikan, dengan kedua kapal mengalami kerusakan parah.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pengelolaan lalu lintas laut yang lebih baik, terutama di perairan padat seperti wilayah Maluku Utara. (Jun)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *