Halteng TM.com – Pemda Halteng melalui Wakil Bupati, Abd Rahim Odeyani Minggu, (07/07/2019) semalam meninjau ratusan warga masyarakat Kota Weda yang mengungsi di Kantor Bupati di jalan Trikora Bukit Loiteglas desa Were Kecamatan Weda.

Peninjauan itu, Imo sapaan akrab Wakil Bupati menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar tidak panik dengan peringatan dini yang disampaikan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara terkait dengan bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir pantai untuk waspada,” ujarnya.
Imo juga menghimbau warga agar tidak panik menghadapi gempa bumi yang berpusat di perairan laut Sulawesi Utara dengan Maluku Utara,” akunya.
Selain itu kata Imo, dalam himbauan yang disampaikan BMKG Malut bersifat waspada saja, karena kita di wilayah Halteng tidak berhadapan dengan perairan Sulawesi Utara. Yang berhadapan langsung dengan perairan laut adalah Kota Ternate, Tikep dan lainnya.
Wakil Bupati sangat berharap dengan adanya gempa bumi dengan berkekuatan 7,1 SR ini dapat menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan cara bertawakal Karena hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa bumi akan terjadi, bahkan sampai menentukan waktu kejadian gempa bumi,” ajaknya.
Imo juga menghimbau agar warga tidak menanggapi issu-issu peringatan tsunami ini, sebab issu tsunami telah dicabut oleh BMKG Malut semalam. Kemudian memperhatikan informasi resmi dari BMKG serta tetap tenang dan waspada,” pintah Imo.
Dalam peninjauan ratusan warga pengungsian di kantor Bupati itu Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani didampingi Kabag Kesra Pemkab Halteng Ustadz Yusuf Hasan. Hadir pula saat itu, Pimpinan Redaksi media Online harian Deteksimalut.com bapak Wahyudi Alisan. (Ode)
















