Ternate, TeropongMalut – Dukungan penuh datang dari para wartawan di Maluku Utara menjelang laga perdana Malut United FC melawan Persis Solo pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/25. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (21/11/2024), menjadi momentum bersejarah bagi persepakbolaan Maluku Utara, khususnya Kota Ternate.
Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Maluku Utara, Junaedi Abdul Rasyid, menyatakan pentingnya peran media dalam membangun citra positif persepakbolaan lokal. “Kami, para rekan wartawan di Maluku Utara, sangat antusias mendukung peliputan pertandingan ini. Sepak bola adalah bagian dari identitas masyarakat kita. Momentum ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kebangkitan sepak bola Maluku Utara ke tingkat nasional,” ujar Junaedi, Selasa (19/11/2024).

Menurut Junaedi, kehadiran Malut United di Liga 1 memberikan warna baru bagi dunia olahraga di Maluku Utara. “Stadion Gelora Kie Raha adalah ikon kebanggaan kita. Ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga simbol persatuan masyarakat Maluku Utara,” tambahnya.
Stadion Gelora Kie Raha memiliki sejarah panjang sebagai pusat olahraga di Kota Ternate. Dibangun pada era 1980-an, stadion ini telah menjadi saksi berbagai ajang olahraga lokal dan nasional. Renovasi besar-besaran pada awal 2023 menjadikan stadion berkapasitas 15.000 penonton ini lebih modern, dengan fasilitas yang memenuhi standar internasional.
COO Malut United, Willem D. Nanlohy, turut mengungkapkan antusiasme tim untuk tampil di kandang sendiri. “Pemain dan pelatih sudah lama ingin bermain di Ternate. Semoga dukungan langsung dari suporter bisa membantu tim meraih hasil positif di stadion kebanggaan masyarakat Maluku Utara,” katanya dalam keterangan resmi di laman Liga Indonesia Baru, Senin (18/11/2024).
Stadion ini juga telah mendapat verifikasi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI, serta dinyatakan aman oleh Tim Auditor Pamobvit Korsabhara Baharkam Mabes Polri pada Oktober 2024. Dengan infrastruktur yang telah diperbarui, Gelora Kie Raha siap menjadi saksi perjuangan Malut United di musim 2024/25.
Pertandingan perdana ini bukan hanya tentang raihan tiga poin, tetapi juga momentum kebangkitan sepak bola di Maluku Utara. “Kami berharap, pertandingan ini menjadi awal yang baik untuk Malut United dan juga mendorong minat generasi muda terhadap sepak bola,” tutup Junaedi.
Dukungan dari masyarakat dan media diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi Malut United. Laga melawan Persis Solo akan menjadi pembuktian bahwa Gelora Kie Raha bukan hanya sekadar stadion, tetapi rumah perjuangan bagi kebanggaan Maluku Utara. (Wan)
























