Yogyakarta, TeropongMalut – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menekankan pentingnya kepemimpinan transformasional dalam membangun birokrasi yang profesional dan adaptif. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Triwulan I Tahun Anggaran 2025 di Yogyakarta. Rakordal dihadiri Gubernur DIY, kepala daerah se-Provinsi DIY, dan para kepala OPD Provinsi DIY.
Menteri Rini menjelaskan bahwa pemimpin transformasional mampu menggerakkan, menginspirasi, dan mempercepat perubahan, membentuk budaya kerja kolaboratif dan inovatif, serta memastikan implementasi manajemen talenta yang strategis, sistem merit, dan objektivitas dalam pengelolaan SDM.
Untuk mendukung pengembangan kompetensi ASN, khususnya di DIY, Kementerian PANRB mendorong strategi pembelajaran terintegrasi. Pembelajaran tematik dapat dikelola oleh instansi daerah, berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait.
Penguatan kualitas SDM aparatur DIY diarahkan pada empat kompetensi utama: digital dan inovasi; sosial budaya dan ekonomi kreatif; adaptasi perubahan dan kolaborasi; serta green economy dan ketahanan iklim.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, mendorong inovasi berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat yang terus meningkat. Beliau berharap peningkatan kualitas SDM aparatur DIY selaras dengan peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik, serta mendorong transformasi ASN menjadi smart ASN yang menguasai teknologi informasi, berjiwa wirausaha, memiliki literasi bahasa asing, berjejaring luas, ramah, dan responsif.
Indri Dwi Apriliyanti dari UGM menyampaikan hasil riset tentang ASN masa depan, menekankan pentingnya enam dimensi prasyarat untuk penerapan Fleksibilitas Working Arrangement (FWA): SDM (kepemimpinan dan kompetensi), sistem kerja, teknologi, pengelolaan kinerja, manajemen pengawasan, dan fasilitas penunjang. FWA dipandang sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi, bukan tujuan akhir itu sendiri.
Acara ini juga memberikan penghargaan atas capaian kinerja dan anggaran pelaksanaan pembangunan Triwulan I Tahun 2025, termasuk penguatan reformasi birokrasi dan manajemen kinerja kepada kabupaten/kota se-DIY dan OPD di Provinsi DIY. (TS)























