Halsel  

Carut Marut Pembangunan Kantor Desa Koititi

Halsel TM.com – Pembangunan rehabilitasi berat Kantor Desa Koititi Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan menuai banyak kontroversi dari kalangan masyarakat. Pasalnya, rehabilitasi kantor desa Koititi yang di anggarkan Dana Desa tahun 2018 hingga tahun 2019 belum di selesaikan pekerjaannya oleh Pemerintah Desa setempat.

Pelaksanaan pembangunan Kantor Desa yang tak kunjung selesai ini mendapat sorotan warga setempat dengan mengartikan akan tidak di lanjutkan lagi karena anggaran sudah habis terpakai.

Berdasarkan penelusuran wartawan bahwa pelaksanaan pembangunan Kantor Desa yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 baru sampai pada tahapan 80 persen.

“Kami menilai proses pembangunan Kantor Desa ini tidak akan berlanjut karena ini anggaran tahun 2018 sudah terpakai habis. Sementara masuk tahun 2019 baru Dana Desa kembali dipakai untuk pembangunan kantor itu,” jelas Warman Senin, (20/05/2019) kemarin.

Bukannya kami tak melanjutkan pekerjaan kantor desa ini, kami masih menunggu material lokal yang hingga saat ini tak kunjung di angkut ke lokasi. Kabarnya material sudah ada di pantai hanya saja belum diangkut oleh tukang kerja,” jelas Warman yang juga status sebagai pekerja (Bas) ini.

FOTO : Kantor Desa Koititi

Pria yang sering di sapa Mances itu menambahkan bahwa proses pekerjaan masih akan berlanjut hanya saja ada keterlambatan anggaran dan material lokal yang belum diangkut kelokasi,” terangnya.

Terpisah Kepala Desa Koititi Kecamatan Gane Barat Musly Marabessy saat dikonfirmasi wartawan membenarkan pernyataan basnya (Warman) sekaligus menegaskan bahwa pekerjaan kantor desa masih akan dilanjutkan sampai selesai, hanya saja dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan ini saya menghimbau kepada pekerja untuk menghentikan sejenak.

“Akhir pencairan (DD) Dana Desa saja sudah di bulan Desember 2018, sementara kalau berpatokan dengan waktu pelaksanaan pekerjaan sampai saat ini baru 4 bulan lebih karena akhir pencairan dananya di bulan Desember 2018 itu pun ada keterlambatan material lokal,” tegas Kades saat dikonfirmasi.

Pantauan wartawan dilapangan bahwa bangunan itu, presentasenya baru berkisar 80 sampai 90 persen. Selain itu, tidak terlihat aktivitas pekerjaan lagi. (Ode)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *