Halteng TM.com – Akibat dari ulah Pelayanan Listrik Negara di Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah pada puasa 1440 hijrah tahun 2019 Masehi kali ini dinilai sangat meresahkan masyarakat terutama para seluruh pelanggan. Mengapa tidak, pemadaman bergilir yang diberlakukan pihak PLN Weda sehingga masyarakat harus mengeluarkan uang ceperan untuk mempersiapkan kebutuhan penerangan.
“Kalau sudah giliran padam maka terpaksa uang yang tadinya dipersiapkan untuk pembelanjaan kebutuhan lain, harus dikeluarkan pembelanjaan lilin. Akhirnya warga menjadikan pembelanjaan lilin sebagai istilah Perusahaan Lilin Negara,” ucap Amran warga Desa Nurweda Kecamatan Weda Jumat, (10/05/2019) malam tadi.

Pada kesempatan itu Ia meminta kepada pihak PLN Weda agar secepatnya menstabilkan pelayanan listrik di Kota Weda, sebelum warga diluar Kota Weda menilai PLN Weda tak mampu menerangi Ibu Kota Kabupaten Halmahera Tengah,” tandasnya.
Memasuki puasa hari kelima kata Amran, sudah sebanyak dua kali kami masyarakat khususnya pelanggan di Kota Weda sudah dua kali berbuka puasa dalam kegelapan, Ini memalukan pihak PLN Weda,” ucapnya.
Untuk itu, kami selaku pelanggan yang merasa resah dan dirugikan oleh pihak PLN Weda meminta agar pada hari keenam puasa ini Sabtu, (11/05/2019) besok tak lagi ada masyarakat yang menyalakan lilin akibat mendapat giliran pemadaman. Sebab, sering terjadi kelalaian warga sehingga berdampak pada kebakaran rumah dan pasar Kota Weda tahun lalu,” tegasnya. (Ode)























