Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
Halteng, Teropong malut.com – Semenjak hadirnya Investasi raksasa PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang beroperasi di tanjung Ulie Lelilef Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah ini telah banyak memakan korban jiwa. Mulai dari insiden dan dugaan penganiayaan.
Tindak kekerasaan yang sering terjadi di Negeri Fagogoru ini dibilang semakin meningkat. Peristiwa naas ini sudah yang kesekian kalinya.
Korban atas nama Aditya Febrianto (32) tahun yang merupakan karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) ini dikabarkan tewas saat pulang kerja. Berdasarkan informasi yang diperoleh Ahad, (17/4/2022) siang ini korban ditemukan warga di belakang konter dan service Handphone di dusun Lukulamo desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah Sabtu, (16/4/2022) dini hari.
Dengan niat baik warga setempat, saat itu juga korban kemudian di boyong menggunakan kendaraan menuju Puskesmas Lelilef guna mendapat pemeriksaan medis. Namun, petugas medis PKM Lelilef menyatakan korban tak bernyawa lagi alias meninggal dunia.
Atas peristiwa naas itu lanjut warga, warga yang menemukan korban sudah tentu akan diperiksa sebagai saksi untuk pengembangan perkara naas ini.
Soal perkara tragis tersebut Kasat Reskrim Polres Halteng, Iptu Taufik Saimima menyampaikan pihaknya telah mengamankan 16 orang untuk diperiksa sebagai saksi. Kami pun masih mendalami perkara tragis ini untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam perkara dugaan tindak Kekerasan ini.
Jika 16 orang yang kami amankan ini ada yang terbukti dalam pemeriksaan perkara ini maka dalam waktu dekat pihaknya langsung menggelar Press Release untuk penetapan tersangka,” tuntasnya.
























