Reporter : Odhe
Editor : Editor
Halteng, TM – Sebanyak 26 orang tenaga kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemkab Halteng dari 11 orang tenaga honorer dan 15 orang tenaga PNS setiap hari kerja melakukan pelayanan kepada masyarakat tanpa pamrih, terutama warga yang berpindah penduduk.
Pelayanan yang dilakukan personil Dukcapil Pemkab Halteng baik ASN dan honorer terpantau sampai sore dan jauh malam. Dengan pelayanan ini, banyak warga yang buruk sangka terhadap personil ini. Namun, ketika di telusuri ternyata mereka bekerja dalam melakukan pelayanan kepada warga berpindah penduduk tanpa pamrih.
Salah satu tenaga honorer menyebutkan bahwa setiap hari kami tak memiliki ruang untuk beristirahat, karena melonjaknya warga yang berpindah penduduk untuk mencari pekerjaan pada Investor raksasa yang berinvestasi di Lelilef Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah ini.
“Setiap hari kami dikepung oleh warga yang dari berbagai daerah yang berpindah penduduk untuk mencari pekerjaan di Kabupaten Halmahera Tengah ini,” ucap salah satu tenaga honorer Selasa, (25/1/2022) sore tadi di ruang kerjanya.
mengatakan bahwa administrasi kependudukan lebih didominasi data mengenai perpindahan penduduk. Dan itu berdasarkan data yang bersumber dari SKPWNI (Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia) sudah terdapat ribuan penduduk yang berpindah di tahun 2021, untuk warga melakukan pindah keluar tak terlalu banyak, kalau pindah datang banyak,” ungkapnya.
Kehadiran ribuan warga di Kabupaten Halmahera Tengah ini karena demi memperoleh pekerjaan untuk menghidupi keluarga mereka. Untuk itu, kami terus bekerja keras untuk memberikan pelayanan yang maksimal.

Sebab, menurutnya, setiap pelayanan yang dilakukan tidaklah sia-sia karena berkontribusi pada pemutakhiran data kependudukan secara agregat, sekaligus membahagiakan masyarakat,” tandasnya.
Pantauan media ini Selasa, (25/1/2022) siang hingga sore tadi, ratusan warga berdesakan menunggu panggilan untuk memperoleh pelayanan dari personil Dukcapil Pemkab Halteng. Depan, samping dan dalam kantor dipadati oleh warga pencari kerja.
















